"Ya Allah, If someone hates me for my happiness, I ask You that You send them happiness so that they forget mine."
– aamiin  (via singleendoubleh)

(via singleendoubleh)


"

entah aku lupa,
bagaimana rasa mencintai orang yang mencintai aku.

sembuh dari luka,
bertahun-tahun lamanya,
buat aku sedar,
cinta Allah itu perlu aku cari.

"
– (via angahalim)

(via contengankanvas)


"Orang yang dah pernah merasa gelapnya jahiliyah akan lebih hargai terangnya tarbiyah."
– Anthem, Hlovate. (via bawahlangit)

(via dubxepot)


"There are people who may not appear to be the most religious but their struggle to gain the love of their Maker is far greater than those who may appear to be very religious."
– Mufti Ismail Menk (via thepathofabeliever)

(via travelog-hikmah)


"

Kadang kadang,tak semua perkara kita perlu cerita.

Ada ketika,
Kita perlu biarkan ianya rahsia.

Iya memang,fitrah manusia itu lemah. Tak bisa pikul semua sendiri.
Perlu diluah.

Tapi jangan lupa,
Sebelum kita serahkan semua pada manusia,
Kita punya Pencipta.

Kita datang dari Dia.
Dan beban kita juga ciptaanNya.

Maka,yang mana satu kita perlu dahulu?
Tuhan,
Atau manusia yang mampu mendengar dan berkata ‘sabar sabar sabar’?

Itulah kebanyakan orang kata,
Ujian dan beban itu,salah satu anak panah untuk kita hadapkan pada dinding cinta Ilahi.

'Maka apakah kau sangka beriman sedangkan dirimu tiada teruji?'

"
– selalu kata pada hati, kuat mariatul, kuat. tiada manusia disisi, ALLAH ada, tak pernah pergi walau seinci. (via yayaseptember)

(via kasyaf-nuraisyah)


"

Pernah juga terdetik di hati. Nak upload gambar sendiri. Sungguh, hati memberontak kata ‘ingin’.

Melihat muslimah lain, allahurabbi indahnya ciptaanMu ya Allah. MasyaAllah cantik-cantik semuanya!

Maka. Ambil keputusan untuk duduk sejenak, pejam mata.
 Monolog sendiri.

"Adakah apa yang aku buat Allah akan senang(redha)?"

"Pandangan Allah atau penghargaan manusia?"

"Mawar berduri sepatutnya menjaga duri-durinya. Duri dari di sentuh, kelopak dari di lihat, tangkai dari di cabut.."

Tersentap.
Sahabat baik nasihat, “Awak, simpanlah kecantikkan tu untuk suami. Indah bukan jika pujian itu dari suami kita sendiri?”

Ye, kadang jari sengaja tak nak ikut kata iman, maka kejadian upload gambar sendiri pun terjadi.

Maaf. 

Lalainya aku ya Allah..

Ya Allah, 

Jangan biar aku tenggelam dengan pujian lautan manusia.


Jangan biar aku senang dengan dunia sampai lupa tujuan aku di cipta.


Jangan biar aku jauh dariMu ya Allah.. 


Jangan biarkan..

"
– Mastura Manap (via myheartbeatsforislam)

(via bukangadisbiasa)


"Muslimah berpurdah di zaman nabi dulu untuk protect diri,
jalan berkumpulan pun cari lorong-lorong sepi yang takda laluan muslimin.
Nampak muslimin tertunduk malu.
Muslimah berpurdah di zaman sekarang menayang diri, duduk tepi kolam snap gambar, duduk cium bunga snap gambar, duduk pegang Quran snap gambar, jalan berkumpulan snap gambar. Masuk facebook, masuk twitter, masuk instagram.
“Solehah dah aku, ramai yang puji aku.”"

The strangest thing I’m thankful for, is how Allah delayed answering some of my prayers. But I am even more grateful that He left some of them unanswered. In His silence, I felt His mercy. In His wisdom, I saw my weakness.

(via kisahdarisyurga)

"

tiap orang,
kisah penghijrahannya berbeza.

doakan dia,
jangan benci dia.

"

I am sorry but ..

midnightsnacks:

… on most days, I just feel like shoving everyone away and just revel in my  solitary life.

Thank you.

"Belajar untuk SENYUM bila orang menyakitimu, belajar untuk BANGUN ketika orang memusnahkan harapanmu, belajar untuk KUAT bila orang telah menjatuhkanmu, dan kamu seharusnya belajar untuk LAWAN perasaan SEDIH, dan jangan mudah mengikut perasaan yang akhirnya akan menjerat dirimu sendiri…"
– (via haneylikestars)